Mengapa hama mudah berkembang di Jakarta
Bangunan yang rapat, saluran air yang terhubung antar rumah, dan sisa makanan dari dapur maupun warung membuat hama mudah berpindah. Udara panas dan lembap juga mempercepat perkembangbiakan kecoa dan nyamuk, apalagi saat musim hujan ketika banyak genangan.
Karena itu penanganan sering perlu dibarengi kebiasaan kebersihan di sekitar rumah.
Hama yang sering dikeluhkan
Mitra pest control menentukan sendiri metode dan bahan yang dipakai. Baca profilnya, termasuk jenis hama yang ditangani dan apakah ia melayani rumah makan atau kantor.
- Kecoa di dapur dan kamar mandi
- Semut di meja makan dan lemari
- Nyamuk, termasuk permintaan fogging
- Tikus di plafon, gudang, atau dapur
- Kutu busuk dan pinjal di kasur
Keamanan keluarga dan hewan peliharaan
Tanyakan bahan apa yang akan dipakai dan berapa lama ruangan sebaiknya dikosongkan setelah penyemprotan. Simpan makanan, peralatan makan, dan mainan anak di wadah tertutup. Bila ada bayi, ibu hamil, penderita asma, atau hewan peliharaan, sampaikan sejak awal agar mitra memilih cara yang lebih aman.
Buka jendela setelah pekerjaan selesai sesuai arahan mitra.
Bantu mitra menemukan sumbernya
Catat di mana hama paling sering terlihat dan pada jam berapa. Kotoran tikus, bekas gigitan di kemasan makanan, atau kulit kecoa adalah petunjuk penting. Foto tanda-tanda tersebut dan kirim lewat chat pesanan.
Kebiasaan yang membuat hama enggan kembali
Cuci piring sebelum tidur, tutup tempat sampah dapur rapat-rapat, dan jangan menumpuk kardus bekas di gudang atau bawah tangga. Kuras bak mandi dan wadah air secara teratur supaya jentik nyamuk tidak sempat berkembang di rumah.
Lihat mitra pest control di Jakarta dan pilih yang paling cocok untukmu.
